Latest News

PANTI YATIM MANARUL ULUM

Tafakur

Pengertian tafakur adalah merenungkan atau memikirkan
Tafakur ini terbagi kepada 5 bagian
1. tafakur dalam ayat-ayat allah
Ayat ayat Allah ada ayat kauniyah dan juga ada ayat quraniyah, kalau tafakur terhadap ayat kauniyah adalah kita merenungkan dan memikirkan terhadap segala bentuk ciptaan Allah Swt, Begitu banyak ciptaan Allah yang kita lihat malah masih banyak ciptaan Allah yang belum kita lihat malah belum kita ketahui.
didalam suatu hadits disebutkan bahwa :
تفكر ساعة خير من عبادة ستين سنة
Tafakkuru saa'atin khoirun min 'ibadati sittina sanatan
"Tafakur sesaat lebih baik daripada ibadah enam puluh tahun" 


Tafakur

ini menunjukan bahwa tafakur itu sangat berharga dan besar faidahnya bagi kita dalam rangka meningkatkan kemimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah Swt.
Jangan dulu jauh-jauh kita merenung dan bertafakur, kita bertafakur terhadap diri kita sendiri, Allah telah memberikan kita hidung, dengan hidung kita bisa bernafas dan mencium sesuatu, Allah memberikan kita mata dengan penglihatannya, Allah memberikan kita kaki dan tangan dengan kegunaannya masing masing, masih banyak lagi anggota badan kita yang kalau kita tafakuri akan terasa betapa agungnya ciptaan allah Swt.
Apalagi kalau kita bertafakur  dan merenungkan bagaimana Allah menciptakan langit yang begitu luas tanpa tiang sedikitpun, ini merupakan keagungan Allah Swt, Allah menciptakan bumi yang terhampar dengan luas, lautan, gunung-gungung dan lain sebagainya.
Maka dengan adanya tafakur terhadap ayat kauniyah akan mnambah keyakinan kita kepada Allah Swt.
ayat Quraniyah yaitu : Ayat -ayat Allah yang tertera di dalam alquranul karim yang menjadi pedoman bagi seluruh ummat muslim.

2. Tafakur terhadap nikmat Allah
Coba kita fikirkan dan bayangkan bagaimana allah memberikan rizki kepada kita, dengan rizki itu kita dapat makan minum dan berpakaian serta fasilitas yang lainnya, ini merupakan nikmat bagi kita, kita atidak punya kekuatan untuk mendatangkan rizki, hanya dengan kurnia Allah rizki diberikan kepada kita sehingga kita dapat merasakan nikmatnya rizki yang telah diberikan oleh Allah kepada kita.

Nikmat itu bukan hanya harta benda yang kita dapatkan, tapi segala apa yang diberikan oleh Allah kepada kita itu adalah nikmat, Seperti Kesehatan, itu adalah nikmat yang terkadang kita melupakannya sehingga kita lupa untuk bersyukur, Baru ketika kita diberi penyakit, kita dapat merasakan bahwa ternyata kesehatan itu adalah nikmat yang bessar bagi kita.

Dengan adanya tafakur terhadap nikmat Allah ini akan menumbuhkan rasa mahabbah (rasa cinta ) kepada Allah Swt, sehingga akan lebih giat lagi untuk meningkatkan ibadah dan taqorub kepada Allah Swt.

3. Tafakur terhadap janji Allah.
Allah Swt. memberikan janji dan bukti kepada ummatnya, barang siapa yang beriman dan bertaqwa, taat kepada Allah maka allah akan memberikan pahala yang besar baginya, yaitu pahala Surga nanti di hari pembalasan. Maka bertafakkur, merenungkan dan memikirkan terhadap janji janji allah akan menumbuhkan rasa Rughbah (rasa suka) kepada allah sehingga kesadaran beribadah kepadaNya akan lebih meningkat.

4. Tafakur terhadap Ancaman Allah.
Allah Swt. memberikan ancaman kepada siapa yang berbuat maksiat kepada allah, dengan ancamanya yang besar yaitu siksanya Neraka, Setiap orang yang maksiat dan tidak mau mengerjakan apa yang diperintahkan oleh Allah kepadanya maka allah akan memberikan siksa yang pedih kepdanya.

Dengan adanya tafakur, merenung tentang ancaman Allah Swt, maka akan menumbuhkan rasa taku kepada Allah Swt.

5. Tafakur terhadap kelalaian kita dalam beribadah  Kepada Allah
Didalam kehidupan beragama terutama dalam ibadah seharusnya dan selayaknya kita melihat kepada orang yang lebih baik dalam beribadah dari pada kita, sehingga kita akan merasa orang yang paling tidak sserius dan lalai terhadap ibadah kepada Allah Swt. Maka dengan tafakur ini akan membuahkan Haya (malu) kepada Allah Swt.

0 Response to "Tafakur"