Latest News

PANTI YATIM MANARUL ULUM

Niat Shalat Tarawih dan Witir

Shalat tarawih adalah shalat yang khusus dikerjakan pada bulan ramadhan, selain pada bulan ramadahan tidak ada shalat tarawih,
Tarawih dalam bahasa arab adalah bentuk "Jama'" diambil dari mufrodnya yaitu "Tarwihatun" yang artinya waktu sesaat untuk istirahat. Adapun pelaksanaan tarawih dilakukan pada malam hari setelah shalat Isya, biasanya dilakukan berjamaah dan itu hukumnya sunnah muakkad, Fakta yang menarik bahwa Rosulullah Saw hanya pernah melaksanakan shalat tarawih secara berjamaah dimasjid hanya 3 kali saja selanjutnya beliau tidak melaksanakan lagi shalat tarawih dimasjid karenqa belliau takut hal itu akan menjadi shalat yang wajib bagi ummatnya.
Rosululllah Saw bersabda : "Sesungguhnya Rosulullah Saw pada suatu malam shalat di masjid lalu para saahabat mengikuti shalat beliau, kemudian pada malam berikutnya (malam kedua) Beliau shalat maka manusia semakin banyak (yang mengikuti shalat nabi), Kemudian mereka berkumpul pada malam keempat, maka Rosulul lah Saw tidak keluar pada mereka lalu ketika pagi harinya belau bersabda : Sungguh aku telah melihat apa yang telah kalian lakukan, dan tidaklah ada yang mencegahku keluar kepada kalian kecuali sesungguhnya aku khawatir akan diwajibkan pada kalian, dan peristiwa itu terjadi pada bulan ramadlan" HR Muttafaq 'alaih)

Terdapat beberapa versi pelaksanaan shalat tarawih ini, pada masa Rosulullah Saw shalat tarawih ini jumlah rakaatnya hanya 8 rakaat, dengan dilanjutkan 3 rakaat witir, pada masa khalifah umar menjadi 20 rakaat dilanjutkan dengan witir 3 rakaat. Perbedaan pendapat menyikapi boleh tidaknya jumlah rakaat 8 dan 20 itu adalah tema klasik yang bahkan bertahan hingga saat ini.

Sebenarnya untuk jumlah rakaat tarawih tidak usah di permasalahkan, karena ada salah satu keterangan bahwa : أصحابى كالنجوم إن استهديتم إهتديتم
Artinya : Sahabat kami itu bagaikan bintang, jika kamu meminta petunjuk maka kamu akan mendapatkan petunjuk" 
Maka dari itu yang melaksanakan shalat tarawih 8 rakaat itu tidak salah, karena rosulpun  melaksanakannya 8 rakaat, begitupula yang melaksanakan 20 rakaat, karena shabat umar sendiri melaksanakan shalat tarawihnya 20 rakaat.

Niat Shalat Tarawih dan doanya
أصلى سنة التراويح ركعتين مأموما لله تعالى
Usholli sunnatat taroowiihi rok'ataini ma'muman lillaahi ta'aala 
Aku berniat shalat sunnah tarawih dua rakaat jadi ma'mum karena Allah ta'ala

Setelah melaksanakan tarawih maka berdo'a dengan doanya sebagai berikut (do'a kamilin)

اَللَّهُمَّ اجْعَلْنَا بِاْلإِيْمَانِ كَامِلِيْنَ، وَلِفَرَائِضِكَ مُؤَدِّيْنَ، وَعَلَى الصَّلَوَاتِ مُحَافِظِيْنَ، وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِيْنَ، وَلِمَا عِنْدَكَ طَالِبِيْنَ، وَلِعَفْوِكَ رَاجِيْنَ، وَبِالْهُدَى مُتَمَسِّكِيْنَ، وَعَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضِيْنَ، وَفِى الدُّنْيَا زَاهِدِيْنَ، وَفِى اْلآخِرَةِ رَاغِبِيْنَ، وَبِالْقَضَاءِ رَاضِيْنَ، وَبِالنَّعْمَاءِ شَاكِرِيْنَ، وَعَلَى الْبَلاَءِ صَابِرِيْنَ، وَتَحْتَ لِوَاءِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَائِرِيْنَ، وَعَلَى الْحَوْضِ وَارِدِيْنَ، وَفِى الْجَنَّةِ دَاخِلِيْنَ، وَعَلَى سَرِيْرَةِ الكَرَامَةِ قَاعِدِيْنَ، وَبِحُوْرٍ عِيْنٍ مُتَزَوِّجِيْنَ، وَمِنْ سُنْدُسٍ وَإِسْتَبْرَقٍ وَدِيْبَاجٍ مُتَلَبِّسِيْنَ، وَمِنْ طَعَامِ الْجَنَّةِ آكِلِيْنَ، وَمِنْ لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفَّيْنِ شَارِبِيْنَ، بِأَكْوَابٍ وَأَبَارِيْقَ وَكَأْسٍ مِنْ مَعِيْنٍ، مَعَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّيْنَ وَالصِّدِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِيْنَ
وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ، سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Allahummaj 'alna bil iimani kaamiliin, walifaroidhika muaddin, wa'alash sholawaati muhaafidiin, walizzakaati faa'ilin, walima 'indaka tholibiin, wali'afwika roojiin, wabilhuda mutamassikiin, wa'anillagwi mu'ridin, wafiddunya zaahidiin, wafil aakhiroti rooghibiin, wabilqodooi roodhin, wabinna'maa-i syakiriin, wa'alal balaai shoobiriin, watahta liwaai muhammadin yaumal qiyaamati saairiin, wa'alal haudi waridiin, wafil jannati daakhiliin, wa'ala sariiril karoomati qoo'idiin, wabihuurin 'iinin mutazawwijiin, wamin sundusiw waistabrokin wadiibaajim mutalaabisiin, wamin tho'amil jannati aakiliin, wamin labaniw wa'asalim mushoffaeni syaaribiin, biakwaabiw wabaariko mim ma'iin, ma'al ladziina an'amta 'alaihim minannabiyyiina washiddiqiin wasyhuhadaai washolihiin, washollallahu 'ala sayyidina muhammadin wa'alaa aalihi washohbihi ajma'iin, subhaana robbika robbil 'izzati 'amma yshifuun wasalaamin 'alal mursaliin walhamdulillahirobbil 'aalamiin.

rtinya :"Ya Allah, jadikanlah kami (orang-orang) yang sempurna imannya, dapat menunaikan segala fardhu, menjaga shalat, menunaikan zakat, menuntut (mencari) segala kebaikan disisi Mu, mengharap pengampunan Mu, terlepas (terhindar) dari segala penyelewengan dan zuhud di dunia dan mencintai amal untuk bekal di akhirat dan tabah/sabar menerima cobaan, mensyukuri segala nikmat Mu dan semoga nanti pada hari qiamat kami dalam satu barisan dibawah naungan naungan panji junjungan kami Nabi Muhammd Saw, dan melalui telaga yang sejuk, masuk di dalam surga, terhindar dari api neraka dan duduk ditahta kehormatan di dampingi oleh bidadari surga, dan mengenakan baju-baju kebesaran dari sutra yang berwarna warni, menikmati santapan surga yang lezat dan minum susu dan madu yang suci bersih dalam gelas-gelas dan kendi-kendi yang tak kering-keringnya, bersama orang-orang yang telah engkau beri nikmat kepada mereka dari golongan para nabi, shiddiqin dan orang-orang syahidserta orang-orang sholeh. Dan baik sekali mereka menjadi teman teman kami. Demikianlah kemurahan kemurahan dari Allah  ta'ala dan kecukupan dari Allah yang maha mengetahui dan segala puji bagi Allah tuhan semesta alam" 

 Niat shalat witir dan doanya

أصلى سنة من الوتر ثلاث ركعات مأموما لله تعالى
Usholli sunnatam minal witri tsalatsa roka'aatim ma'muuman lillaahi ta'aala
 Aku berniat shalat sunnah witir tiga rakaat menjadi ma'mum karena Allah ta'ala 

Kemudian berdoa sebagai berikut :


اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ إِيْمَانًا دَائِمًا، وَنَسْأَلُكَ قَلْبًا خَاشِعًا، وَنَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَنَسْأَلُكَ يَقِيْنًا صَادِقًا، وَنَسْأَلُكَ عَمَلاً صَالِحًا، وَنَسْأَلُكَ دِيْنًا قَيِّمًا، وَنَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ، وَنَسْأَلُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةِ، وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَةِ، وَنَسْأَلُكَ الْغِنَى عَنِ النَّاسِ. اَللَّهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلاَتَنَا وصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَتَخَشُّعَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا، وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَنَا يَا اَللَّهُ، يَا اَللَّهُ، يَا اَللَّهُ، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ، سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.
 

0 Response to "Niat Shalat Tarawih dan Witir"