Latest News

PANTI YATIM MANARUL ULUM

Pengertian Haji dan Umroh

Pengertian Haji dan Umroh
Pengertian Haji menurut bahasa adalah : Menuju
Sedangkan haji menurut Istilah  syara' adalah : Menuju ke Baitul haram untuk menunaikan ibadah tertentu dengan syarat-syarat tertentu

Pengertian Haji, pengertian umroh


Pengertian Umroh menurut bahasa adalah : Berkunjung
Sedangkan umroh menurut Istilah /syara' adalah : Berkunjung ke Baitul harom pada selain waktu haji untuk menunaikan ibadah tertentu dengan syarat-syarat tertentu.

Perbedaan haji dan umroh
Haji berbeda dengan umrah dalam segi waktu dan hukum.
Dalam segi waktu, Haji dilaksanakan pada bulan-bulan tertentu, sehingga tidak sah melaksanakan haji kecuali dalam bulan tertentu tersebut, Bulan-bulan tersebut adalah : Syawwal, Dzulqo'dah dan sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah.
Sedangkan Umroh itu di laksanakan kapan saja dan pada bulan mana saja sepanjang tahun, selain hari-hari pelaksanaan haji.

Adapun dalam soal hukum, Dalam haji terdapat Wukuf di Arafah, bermalam di Muzdalifah dan di mina, ada melempar jumroh, sedangkan di dalam umroh tidak ada pekerjaan-pekerjaan tersebut, karena umrah itu hanya melaksanakan Niat, Thawaf, sa'i dan Tahallul.

Bagaimana hukumnya Haji dan Umroh ?
Para ulama semuanya sepakat bahwa haji itu hukumnya fardhu dan merupakan salah satu rukun Islam, sebagaimana yang tercantum didalm Alquran dan Alhadits.

Firman Allah didalam surat Ali Imron ayat 96-97 :

إِنَّ أَوَّلَ بَيْتٍ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِى بِبَكَّة َمُبَارَكًا وَهُدًى لِلْعَالَمِيْنَ فِيْهِ آيَاتٌ بَيِّنَاتٌ مَقَامُ إِبْرَاهِيْمَ وَمَنْ دَخَلَهُ كَانَ آمِنًا وَلِلهِ عَلىَ النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيْلًا وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِيْنَ
"Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadah) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (mekkah) yang diberkati dan menjadi petunjuk bagi semua manusia.
Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim, BArang siapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah ia. dan mengerjakan haji adalah kewajiban terhadap Allah yaitu (bagi) orang yang sanggup melakukan perjalanan ke Baitullah. Dan barangsiapa mengingkari (kewajiban haji) maka sesungguhny Allah maha kaya (tidak memerlukan) semesta alam".

Rosulullah Saw bersabda yang diriwayatkan oleh Al-Bukhori dan Muslim dari Abi Hurairoh Ra :

بُنِيَ الْإِسْلاَمُ عَلىَ خَمْسٍ شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلَهَ إلِاَّاللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ وَإِقَامِ الصَّلاَةِ وَإِيْتَاءِ الزَّكاَةِ وَصَوْمِ رَمَضَانَ وَحِجِّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيْلًا
"Islam dibangun atas lima perkara, 1. Bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah uatusan Allah 2. Mendirikan Shalat 3. menunaikan zakat 4. Puasa di bulan Ramadhan 5. melaksankan ibadah haji ke baiatullah, bagi orang yang mampu di perjalanannya."

Menurut Ijma' para ulama bahwa haji itu hukumnya adalah fardu, tidak ada seorangpun yang baerpendapat lain, maka dari itu barang siapa yang inkar atas kewajiban haji maka dia dihukumi kafir.

Begitu pula Umroh hukumnya fardhu, sebagaimana firman Allah Swt. dalam surat Al-Baqoroh ayt 196 :

وَأَتِمُّ الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ لِلهِ
"Sempurnakanlah ibadah haji dan umroh karena Allah"

Sedangkan didalam hadits dikatakan :

قُلْتُ يَا رَسُولَ اللهِ هَلْ عَلىَ النِّسَاءِ جِهَادٌ ؟ قَالَ نَعَمْ جِهَادٌ لَا قِتَالَ فِيْهِ الْحَجُّ وَالْعُمْرَةُ
"Pernah aku bertanya : Ya Rosulallah, apapkh kaum wanaita wajib melakukan perjuangan, Ya jawab Rosul, perjuangan tanpa perang, yaitu melakukan haji dan umroh"

0 Response to "Pengertian Haji dan Umroh"