Latest News

PANTI YATIM MANARUL ULUM

ANDAI SEBUAH GUCI BISA BICARA

Dalam satu kesempatan ada seorang kakek nenek pergi ke sebuah mall, begitu besar dan mewahnya mall tersebut hingga membuat si kakek dan si nenek takjub luar biasa. semua lorong dan tempat yang ada di mall tersebut satu persatu ia jumpai tapi dari sekian banyak tempat yang ia jumpai tak sengaja tatapan mata mereka tertuju pada sebuah guci cantik yang berada di dalam etalase. Pancaran cahaya beberapa bola lampu yang menyinari guci tersebut membuat lebih antik dan elegan, dalam hati si kakek ia bergumam "indah benar guci ini". lama sekali si kakek memperhatikan guci hingga membuat banyak orang tertarik dan penasaran ingin melihatnya, maka berkerumunlah orang-orang di sekeliling guci. Kemudian guci tersebut berbicara " wahai engkau anak manusia yang semua mata tertuju menatapku, memang sekarang aku telah menjadi pusat perhatian orang banyak dan posisiku berada dalam sebuah tempat yang bersih, sejuk, mewah dan indah namun apakah engkau tahu asal mulanya tempatku di mana?......sedikit aku ceritakan asalku adalah seonggok tanah dan berada di sebuah tempat yang sangat kotor dan hina karena berada di bawah telapak kaki manusia dan mahluk hidup yang menginjak-injak tubuhku. ....."jijik"....mungkin itulah sebuah ungkapan yang mereka katakan ketika aku menempel pada pakaian mereka.  lalu datanglah seorang kreatif menghampiriku, dengan tangannya yang lembut dan tanpa merasa jijik di remaslah tubuhku lalu di pindahkan kesebuah ember. Dengan langkah pasti dan tubuh penuh keringat ia rela berjalan membawaku ke sebuah gubuk reyot dan menyimpanku di atas meja lalu di basahilah aku dengan air kemudain tubuhku diremas-remas dan di pukul-pukul, begitu sakit yang kurasakan hingga aku menjadi segumpal tanah tak berselang lama lalu ia membentuk tubuhku menjadi sebuah guci kemudian di jemurlah tubuhku dibawah teriknya panas mathari begitu panas yang aku rasakan dan begitu lama proses penjemuran hingga membuat tubuhku mengeras. belum juga pulih panas tubuhku dari proses penjemuran kemudian ia membawaku ke sebuah perapian dan membakarku hingga tubuhku berubah warna menjadi kemerah-merahan, panas yang sangat tak pernah ku rasakan sebelumnya

0 Response to "ANDAI SEBUAH GUCI BISA BICARA"